TENTANG REKTOR

rektor upscale (2)

Slamet Santoso Sarwono, MBA., DBA.

Rektor IBI KKG

Tentang Rektor

Slamet Santoso Sarwono mengawali perjalanan akademiknya di Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) dan menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi pada tahun 1984. Dua tahun kemudian, ia bergabung sebagai dosen tetap di Fakultas Bisnis dan Ekonomika UAJY, dan selama lebih dari tiga dekade mengabdikan diri dalam bidang pendidikan tinggi hingga memasuki masa purna tugas pada tahun 2023. Dalam perjalanan akademiknya, jabatan fungsional terakhir adalah sebagai Lektor Kepala di Fakultas Bisnis dan Ekonomika UAJY.

Keinginan untuk terus belajar dan memperluas wawasan bidang keilmuan membawanya melanjutkan studi ke Amerika Serikat. Pada tahun 1988, ia menempuh pendidikan di School of Business and Public Administration, Murray State University, Kentucky, dan memperoleh gelar Master of Business Administration (MBA). Pendidikan doktoralnya ditempuh di School of Commerce, Murdoch University, Western Australia, hingga memperoleh gelar Doctor of Business Administration (DBA).

Sebagai akademisi, ia mengajar mata kuliah di bidang manajemen, antara lain Manajemen Pemasaran, Manajemen Perubahan, Manajemen Strategik, dan Etika Bisnis. Selain menjalankan tugas tridharma, ia memperoleh berbagai amanah kepemimpinan. Ia dipercaya menjadi Dekan Fakultas Bisnis dan Ekonomika UAJY pada periode 1991–1994, dan selanjutnya menjadi Rektor UAJY pada periode 2003–2007.

Pengalaman kepemimpinan tersebut berlanjut di Palembang. Pada tahun 2015–2021, ia mendapat amanah sebagai Rektor Universitas Katolik Musi Charitas (UKMC). Di tengah perjalanan karier akademiknya, ia juga memperoleh kesempatan untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan sebagai dosen tidak tetap di Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FBE UGM) pada 2001–2024. Di FBE UGM mengajar matakuliah Business Ethics and Sustainability, Marketing dan Strategic Management.

Untuk memperkaya perspektif dalam bidang kepemimpinan dan pendidikan bisnis, ia mengikuti sejumlah program pengembangan di luar negeri. Di antaranya adalah Symposium on Business Ethics Scholarship and Teaching di Mendoza College of Business, University of Notre Dame, Amerika Serikat, pada tahun 2003, serta University Leadership and Management Development di University of Strathclyde, Glasgow, Scotland, pada tahun 2004.

Pengalaman akademik dan kepemimpinannya juga dilengkapi dengan berbagai penugasan pada tingkat nasional. Ia dipercaya sebagai asesor pada Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) selama periode 2000–2015. Pada tahun 2018–2020, ia mendapat kepercayaan sebagai anggota Majelis Pendidikan pada Dewan Pendidikan Tinggi, Direktorat Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Rangkaian pengalaman sebagai dosen, pengelola perguruan tinggi, pemimpin universitas, asesor akreditasi, serta anggota lembaga pendidikan tinggi tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan profesionalnya. Pengalaman tersebut sekaligus membentuk cara pandangnya mengenai pendidikan tinggi: bahwa perguruan tinggi tidak hanya bertugas memberikan pengetahuan, tetapi juga perlu terus berkembang agar tetap relevan dengan perubahan zaman dan mampu mempersiapkan generasi muda menghadapi masa depan.